Satu Pohon, Sejuta kebaikan

Kamis, 26 Jan 2023

Satu Pohon, Sejuta kebaikan

Setidaknya satu pohon bisa menghasilkan 1.500 gulungan tisu toilet.

Inhabitat dari QS Supplies, Jumat (18/2/2022)

Sepertinya tidak ada yang mengkhawatirkan dengan pernyataan di atas. Bukankah satu pohon bisa menghasilkan produk yang sedemikian banyak? Apakah demikian? Bagaimana jika  berandai-andai, sebesar apakah pohon itu dan berapa usia pohon tersebut. Bukankah sebuah pohon dengan besar diameter tertentu juga akan berbanding lurus dengan usianya? Satu, dua, atau berpuluh-puluh tahun?

            Penggunaan tisu akan sangat kecil jika ukurannya hanya seorang pribadi. Namun, bagaimana jika pembahasannya adalah penduduk sebuah negara, apalagi negara-negara berpenduduk besar dan mempunyai kebiasaan penggunaan tisu yang besar pula. Akan banyak pohon yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia yang satu ini.

            Manfaat pohon yang mampu menghasilkan oksigen, mampu menahan laju air dan erosi, mampu menjaga kesuburan tanah, mampu mengurangi zat pencemar udara, dan juga mampu menjadikan lingkungan lebih nyaman sudah begitu dimengerti orang . Lalu, apakah mereka ikut andil untuk menanam pohon bahkan mungkin sekali dalam hidup mereka? Apakah mereka sudah ikut andil untuk berperilaku bijak menggunakan produk-produk yang menggunakan pohon sebagai bahan dasar pembuatannya?

            Mau tidak mau, suka tidak suka, pendidikan berperan di sini. Pendidikan formal dan nonformal berperan yang sama untuk membangun kesadaran sadar lingkungan. SMA Negeri 2 Bantul, sekolah adiwiyata, selalu berperan aktif. Seluruh warga sekolah memahami bahwa sekolah dengan predikat adiwiyata adalah sekolah yang harus mampu menciptakan tempat belajar yang nyaman sekaligus mampu membangun generasi yang mempunyai rasa tanggung jawab besar untuk peduli kelestarian lingkungan.

            Dalam rangka Hari Sejuta Pohon, 10 Januari SMA Negeri 2 Bantul menyerahkan berbagai macam jenis bibit tanaman kepada Pedukuhan Banyu Urip, Caturharjo, Pandak Bantul.  Kepala Sekolah SMA 2 Bantul, Ibu Isti Fatimah, M.Pd. didampingi Ketua Pokja Sekolah Adiwiyata  SMA 2 Bantul   Ibu Sri Budiyati Wuryaningsih S.Sos menyampaikan berbagai jenis pohon tersebut langsung kepada Dukuh Pedukuhan Banyu Urip, Bapak Kasidi. Hadir pula dalam acara tersebut mahasiswa KKN dari UAD.

            Dalam sambutannya Kepala Sekolah menyampaikan bahwa acara ini adalah sebuah perwujudan tanggung jawab moral SMA Negeri 2 Bantul sebagai sekolah adiwiyata. Segenap program didesain untuk mendukung keunggulan dan predikat-predikat yang melekat pada SMA 2 Bantul.

            Pada kesempatan itu pula Dukuh pedukuhan Banyu Urip berterima kasih kepada SMA 2 Bantul yang untuk kesekian kalinya bekerja sama dengan pedukuhannya untuk mewujudkan kelestarian lingkungan. Sementara Ibu Sri Budiyati Wuryaningsih, S.Sos menyampaikan bahwa penyerahan berbagai jenis bibit tanaman yang disampaikan di antaranya Trembesi, Sirsak, Sengon, Kelengkeng, Sana dan lain-lainya dimaksudkan untuk membantu mengatasi lahan kritis di pedukuhan Banyu Urip, yaitu  perbukitan Gadung Mlati.

            Tidak lupa Ketua Pokja Adiwiyata ini menyampaikan pesan kepada khususnya segenap siswa SMA 2 Bantul bahwa sekecil apa pun kita harus berperan aktif untuk pelestarian lingkungan, dimulai dari diri sendiri, dan dimulai sekarang !

Bantul, Januari 2023

Berita terkait

PtA DAy 1 (1).jpg
PENERIMAAN TAMU AMBALAN (PTA) SMAN 2 BANTUL TP. 2026/2027 | Ambalan Diponegoro – R.A. Kartini
Minggu, 06 Sep 2026

PENERIMAAN TAMU AMBALAN (PTA) SMAN 2 BANTUL TP. 2026/2027 | Ambalan Diponegoro – R.A. KartiniPangkalan SMA Negeri 2 Bantul telah sukses menyelenggarakan kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) pada hari Jumat hingga Sabtu, 4–5 September 2026. Kegiatan ini merupakan agenda resmi dan langkah awal yang esensial bagi seluruh peserta didik baru kelas X. Tujuan utama dari pelaksanaan PTA ini adalah untuk memperkenalkan nilai-nilai dasar kepramukaan, menanamkan karakter kedisiplinan, sekaligus secara resmi mengukuhkan para siswa sebagai bagian dari keluarga besar Gerakan Pramuka Ambalan Diponegoro – R.A. Kartini.Selama dua hari pelaksanaan, seluruh peserta didik mengikuti serangkaian agenda komprehensif yang dirancang untuk melatih kemandirian, kepemimpinan, dan kerja sama tim. Pada hari pertama, rangkaian acara diawali dengan apel pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan materi kepramukaan oleh narasumber, makan malam bersama, pentas seni dari setiap sangga, dan diakhiri dengan apel sakral penerimaan tamu ambalan. Semangat persaudaraan tersebut dilanjutkan pada hari kedua melalui kegiatan sarapan pagi, aktivitas outbound untuk melatih ketangkasan, dan diakhiri secara tertib melalui apel penutupan.Apresiasi sebesar-besarnya kepada jajaran pembina, narasumber, panitia dewan ambalan, serta seluruh peserta didik kelas X atas dedikasi dan partisipasi aktifnya dalam menyukseskan kegiatan ini. Melalui program ini, diharapkan tunas-tunas muda SMA Negeri 2 Bantul dapat terus berkembang menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh, berwawasan luas, dan memiliki budi pekerti luhur.SMADABA We Are The Best!!

DSC05931.JPG
SMA Negeri 2 Bantul menjadi tuan rumah pelaksanaan Semifinal Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa Digital
Kamis, 03 Sep 2026

SMA Negeri 2 Bantul menjadi tuan rumah pelaksanaan Semifinal Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa Digital tingkat Kabupaten Bantul. Kegiatan kompetisi ini diselenggarakan pada Rabu (02/09/2026), mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai. Penetapan sekolah sebagai lokasi penyelenggaraan menjadi wujud fasilitasi dan dukungan nyata terhadap upaya pelestarian aksara Jawa di era modern.Babak semifinal ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai SMA dan sederajat di wilayah Kabupaten Bantul. Seluruh peserta bersaing untuk memperebutkan dua posisi terbaik yang berhak mewakili Kabupaten Bantul pada kompetisi tingkat provinsi. Pelaksanaan lomba di SMA Negeri 2 Bantul berjalan dengan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari sekolah-sekolah peserta. Melalui perannya sebagai tuan rumah, SMA Negeri 2 Bantul berharap agenda ini mampu memotivasi generasi muda di lingkungan sekolah maupun di Kabupaten Bantul secara umum. Upaya nguri-uri kabudayan Jawa diharapkan dapat terus berjalan secara relevan dan beriringan dengan pemanfaatan teknologi informasi masa kini.SMADABA We Are The Best!!

DSC02197.JPG
Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bantul
Kamis, 03 Sep 2026

Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bantul Tahun 2026. Estafet kepemimpinan secara resmi diserahterimakan dari Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah, Ibu Yakun Paristri, M.Pd., kepada Kepala Sekolah yang baru, Bapak Dr. Semiono Raharjo, M.Pd.Si.Selain pimpinan sekolah, rangkaian agenda ini turut mengesahkan penyerahan simbolis logo Sekolah Ramah Anak serta penandatanganan berita acara pergantian Ketua Dharma Wanita. Amanah Ketua Dharma Wanita resmi dilanjutkan dari pejabat lama, Ibu Failla Rochmayanti, M.Pd., kepada pejabat baru, Ibu Susana Widyawati, M.Pd.Segenap keluarga besar SMA Negeri 2 Bantul mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian para pejabat lama. Selamat bertugas dan mengemban amanah kepada Bapak Dr. Semiono Raharjo, M.Pd.Si. dan jajaran; semoga kepemimpinan yang baru senantiasa membawa kemajuan dan prestasi gemilang bagi instansi.SMADABA We Are The Best!!

Screenshot 2023-09-19 120341.png
2023 Tingkatkan Kreativitas Siswa
Selasa, 19 Sep 2023

SURE #4 2023 Tingkatkan Kreativitas Siswa   SMAN 2 Bantul bersama kegiatan kesiswaannya SRC (Smadaba Research Community) dengan sukses melaksanakan pameran penelitian siswa bertajuk SURE (Show Up Your Ideas) #4 yang dilangsungkan di Aula Soekarno. Pameran yang diikuti 22 peneliti muda dari kelas XI ini dibuka oleh Bapak Drs Isdarmoko M.Pd.  M.MPar., kepala Dikpora Kabupaten Bantul. Dengan bangga beliau berkenan untuk membuka acara ini. Dalam pidatonya, beliau berpesan agar generasi muda harus semangat dalam mendedikasikan ilmunya untuk pembangunan. “Agar nantinya bisa dirasakan manfaatnya oleh banyak khalayak”.  Dalam kegiatan ini, para peneliti unjuk gigi dalam memamerkan hasil penelitiannya, baik yang sudah berbentuk produk maupun purwarupa (prototype). Dibagi dalam dua kelas sesuai dengan pembagian di tingkat nasional, terbagi dua kelas, masing - masing FIKSI (Festival Inovasi dan Kewirausaahan Siswa Indonesia) dan OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) yang nantinya akan bersaing pula di tingkat provinsi.  Antusiasme yang luar biasa ditunjukkan tidak hanya peserta yang berkompetisi, namun juga para pengunjung yang hadir. Hari pertama SURE #4 dihadiri oleh pengunjung internal SMAN 2 Bantul, yang terdiri dari kelas X,XI, dan XII. Hari kedua, pameran dibuka untuk tamu undangan luar sekolah, yang dihadiri tamu undangan, mulai dari siswa hingga guru pendamping yang berasal dari wilayah Provinsi DIY.   Di hari kedua, juga dilakukan  penilaian untuk para peserta dari Sagasitas. Penilaian yang dibagi dalam dua kategori ini nantinya akan menentukan siapa yang akan menuju ke babak final. Para peserta yang berasal dari kelas XI ini menunjukkan beragam produk mulai dari kategori makanan siap santap, produk pakaian, kain, kriya, hingga produk berbasis bahasa pemrograman dan robotika. Diharapkan, produk penelitian ini dapat bersaing hingga tingkat nasional dan internasional.