SMA Negeri 2 Bantul kembali menggelar agenda tahunan Pendidikan Karakter dan Kunjungan Museum bagi seluruh siswa kelas X pada Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini dirancang untuk membekali siswa dengan penguatan nilai-nilai keagamaan, toleransi antarumat beragama, sekaligus memperluas wawasan kebangsaan melalui pembelajaran langsung di lapangan.
Pelaksanaan kegiatan pembinaan karakter keagamaan dibagi ke dalam dua lokasi sesuai dengan agama yang dianut para siswa. Siswa beragama Islam melaksanakan kegiatan penguatan spiritual di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Sementara itu, siswa beragama Kristen dan Katolik melaksanakan kegiatan peribadatan dan refleksi diri di Gua Maria Mojosongo, Surakarta.
Setelah menyelesaikan rangkaian agenda keagamaan, seluruh rombongan melanjutkan perjalanan menuju Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Ngebung. Di lokasi ini, para siswa diajak mempelajari jejak kehidupan prasejarah, koleksi artefak, serta sejarah peradaban manusia purba yang menjadi salah satu warisan dunia.
Kepala SMA Negeri 2 Bantul menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan akademis di bidang sejarah dan kebudayaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan mental dan nilai toleransi siswa. Pembelajaran di luar kelas diharapkan memberikan pengalaman belajar yang lebih berkesan serta menumbuhkan rasa saling menghargai di antara sesama siswa.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa kelas X. Melalui program ini, SMA Negeri 2 Bantul terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter berakhlak mulia dan berwawasan luas.
Berita terkait